Tampilkan postingan dengan label HUMOR BANSER. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label HUMOR BANSER. Tampilkan semua postingan
Sabtu, 14 Januari 2012
HUMOR : BANSER ARTIFISIAL
Barangkali Saifullah Yusuf, Ketua Umum --waktu itu-- GP Anshor sudah bosan dengan humor tentang Banser. Maka, untuk perhelatannya yang terakhir sebagai Ketua Umum, yaitu Kongres ke-14, ia meminta bantuan Komandan Armada Timur untuk melatih pasukan Banser yang akan ditugaskan dalam perhelatan besar itu. Danarmatim memenuhi permintaannya dan pasukan Banser pun dilatih dengan amat intensifnya.
Di akhir pelatihan, banser-banser itu berubah total, sampai-sampai Dansatkornas (Komandan Satuan Koordinasi Nasional)-nya sendiri pangling dan menyangka mereka itu marinir beneran!
Patekur, misalnya, banser asal Sumobito, Jombang, yang bertugas sebagai anggota satuan pengawal VIP, sungguh mengingatkanku pada Paspampres. Caranya menghadap dan melapor pada Ketua Umum, membuka jalan, menempel, bahkan membukakan pintu mobil... benar-benar sempurna! Itu semua membuatku khawatir.
"Kur", kugamit dia.
"Siap, Gus! Ada perintah, Gus?!" Waduh, dia langsung memasang sikap sempurna!
"Jangan bagus-bagus kerjamu..."
"Siap, Gus! Mohon ijin, Gus! Kenapa malah begitu, Gus?!"
Aku garuk-garuk kepala,
"Nanti kamu dikira marinir..."(*)
Label:
HUMOR BANSER
Jumat, 13 Januari 2012
HUMOR ALA GUSDUR : BANSER Vs. TENTARA AS.
Saat berada di sebuah kapal pesiar, presiden Indonesia (Gus Dur, pastinya), presiden AS dan perdana menteri Jepang saling memamerkan keberanian tentara masing-masing.
Presiden AS bilang tentaranya bisa mengelilingi kapal 10 kali tanpa berhenti, dan langsung dibuktikan, ternyata benar. Perdana Menteri Jepang malah bilang tentaranya bisa menglilingi kapal selama 25 kali.
Ia panggil salah seorang prajurit untuk terjun ke laut berenang mengelilingi kapal 25 kali dan… luar biasa, ternyata ia bisa.
Gus Dur hampir-hampir dipermalukan dalam perdebatan itu. Prajurit AS dan Jepang benar-benar pemberani. Untung Gus Dur segera punya ide. Dipangilnya seorang angota Banser NU yang kebetulan diajak.
“Ini bapak-bapak, dia seorang anggota Banser NU. Dia bukan tentara, dan tidak pernah mengikuti latihan militer resmi. Dia akan saya suruh berenang 100 kali,” kata Gus Dur sambil menepuk-nepuk pundak anggota Banser. Presiden AS dan perdana menteri Jepang melongo.
“Ayo sekarang kamu nyebur ke laut dan berenang keliling kapal sampai seratus kali,” kata Gus Dur kepada anggota Benser tadi dengan penuh percaya diri.
“Mana mungkin Gus, saya masak disuruh berenang mengelilingi kapal sebesar ini, saya tidak mau Gus,” kata anggota Banser.
“Ya sudah kalau begitu kamu balik ke tempat,” kata Gus Dur dan angota Banser tadi balik ke tempatnya semula.
Gus Dur lalu mendekati dua pimpinan negara adidaya itu. “Tuh kan bapak-bapak, sekarang tentara siapa yang lebih berani coba? Pasti lebih berani tentara saya. Lha wong perintah presidennya aja tidak dipatuhi??” kata Gus Dur sambil menepuk-nepukkan tangan kanan ke pahanya.(*)
Presiden AS bilang tentaranya bisa mengelilingi kapal 10 kali tanpa berhenti, dan langsung dibuktikan, ternyata benar. Perdana Menteri Jepang malah bilang tentaranya bisa menglilingi kapal selama 25 kali.
Ia panggil salah seorang prajurit untuk terjun ke laut berenang mengelilingi kapal 25 kali dan… luar biasa, ternyata ia bisa.
Gus Dur hampir-hampir dipermalukan dalam perdebatan itu. Prajurit AS dan Jepang benar-benar pemberani. Untung Gus Dur segera punya ide. Dipangilnya seorang angota Banser NU yang kebetulan diajak.
“Ini bapak-bapak, dia seorang anggota Banser NU. Dia bukan tentara, dan tidak pernah mengikuti latihan militer resmi. Dia akan saya suruh berenang 100 kali,” kata Gus Dur sambil menepuk-nepuk pundak anggota Banser. Presiden AS dan perdana menteri Jepang melongo.
“Ayo sekarang kamu nyebur ke laut dan berenang keliling kapal sampai seratus kali,” kata Gus Dur kepada anggota Benser tadi dengan penuh percaya diri.
“Mana mungkin Gus, saya masak disuruh berenang mengelilingi kapal sebesar ini, saya tidak mau Gus,” kata anggota Banser.
“Ya sudah kalau begitu kamu balik ke tempat,” kata Gus Dur dan angota Banser tadi balik ke tempatnya semula.
Gus Dur lalu mendekati dua pimpinan negara adidaya itu. “Tuh kan bapak-bapak, sekarang tentara siapa yang lebih berani coba? Pasti lebih berani tentara saya. Lha wong perintah presidennya aja tidak dipatuhi??” kata Gus Dur sambil menepuk-nepukkan tangan kanan ke pahanya.(*)
Label:
HUMOR BANSER
Langganan:
Postingan (Atom)